Pages

Wednesday, January 12, 2011

kerdil

Mendayu suara memohon cinta
Indah melodi kudengar
Melagu puji pada Maha Agung
Menusuk hati yang paling dalam
Titis mutiara merayu keampunan

Hati seperti terus berhubungan dengan Tuhan
Saat mendengar terjemahan
Diri kerdil ini meluah rintihan

Betapa agung belas kasihMU
Ampunan yang tidak bertepi
Maafan yang tidak bertapi
Jiwa dicuci dengan bacaan doa pujian pada KekasihMU

Fana keliling alam
Dan dunia terasa tiada lagi
Pijak kaki atas lembutnya awan tinggi

Bila hati bersatu dengan Tuhan
Indahnya mati kurasakan

Jiwa melonjak bahagia
Keseronokan bertemu Pencipta
Debaran menatap kebesaranNYA
Kerinduan tak tertanggung padaNYA


~sfzy~
Maulid Nabi @ Jenderam Hilir

sedih

sedih bila yang tak pernah berdosa menjadi mangsa angkara bodoh dan rakusnya nafsu dunia..


jahil.
keji.